Jadi Instalasi TPS Percontohan, Kecamatan Kalidoni Mulai Gencar Sosialisasikan Pembangunan TPST Di Kelurahan

WhatsApp Image 2019-08-15 at 09.56.59
WhatsApp Image 2019-08-15 at 09.56.54
WhatsApp Image 2019-08-15 at 09.56.55

Wacana pembangunan instalasi TPS (Tempat Pengelolaan Sampah) 3R di Kota Palembang bukan sekedar isapan jempol belaka, pasalnya Kecamatan Kalidoni yang menjadi pelopor dalam pembangunan Instalasi TPS 3R mulai gencar melakukan sosialisasi terkait rencana ini. 

Selain Kelurahan yang ada di wilayah Kecamatan Kalidoni, banyak juga permintaan untuk menjadi narasumber di Kelurahan lainnya, seperti di Kelurahan Karya Jaya Kecamatan Kertapati Kota Palembang. Kamis (15/08). Camat Kalidoni Arie Wijaya, S. STP, M. Si mengaku senang dengan permintaan Kelurahan Karya Jaya Kecamatan Kertapati yang meminta narasumber dari Kecamatan Kalidoni untuk mengisi kegiatan sosialisasi pembangunan TPST (Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu) yang rencananya juga akan di bangun di Kelurahan Karya Jaya. Pada kegiatan tersebut kami telah mengirimkan 2 orang narasumber guna membantu pihak Kelurahan Karya Jaya untuk mengenalkan program sekaligus konsep pengelolaan sampah 3R kepada masyarakat disana. Jelasnya.

Sementara itu Hendy, ketua Satker Kecamatan sekaligus narasumber menjelaskan pada dasarnya Pembangunan Instalasi TPS 3R ini membutuhkan SDM dan Dana yang cukup agar operasional nya dapat berjalan dengan maksimal, mengingat permasalahan sampah di Kota Palembang sudah sangat serius dan perlu upaya maksimal khususnya dari Pemerintah Kota guna menanggulanginya. 

Hendy menambahkan, pembangunan instalasi TPS 3R merupakan salah satu solusi untuk mengatasi masalah tersebut, karena mengusung konsep 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle) yang sesuai dengan standar pengelolaan sampah yang baik. Reduce artinya; Mengurangi penggunaan sampah yang bisa merusak lingkungan seperti kantong plastik dan tissue, Reuse artinya; Menggunakan kembali sampah yang masih bisa dimanfaatkan seperti Tas belanja pengganti kantong plastik dan Recycle artinya Mendaur ulang kembali sampah seperti sampah sayuran dan buah-buahan menjadi pupuk kompos.

Selain itu pemanfaatan instalasi TPS nantinya bukan hanya dilaksanakan untuk pengelolaan sampah saja, akan tetapi bisa dikembangkan menjadi produk turunan yang bernilai materi seperti ; pemanfaatan sampah plastik menjadi BBM, budidaya maggot dari sampah organik, pembuatan pupuk kompos, serta budidaya kolam lele sistem bioflok.  Kami juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam pengelolaan sampah dengan konsep 3R ini, agar semua pihak bisa ikut andil dalam menjaga kebersihan dan menggali potensi bisnis yang ada  khususnya di wilayah Kota Palembang. tutupnya. (ast)

 

 

 

 

 

 

Maksimalkan Potensi UMKM, Camat Kalidoni Gelar Pelatihan Urban Farming

Camat Kalidoni saat menyampaikan sambutan di hadapan peserta pelatihan

WhatsApp Image 2019-08-07 at 10.56.54

WhatsApp Image 2019-08-07 at 10.57.06

Guna meningkatkan dan memaksimalkan potensi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di Kecamatan Kalidoni, Camat Kalidoni Arie Wijaya, S. STP, M. Si bekerja sama dengan Bank BNI Capem PUSRI dan Bank Palembang melakukan kegiatan pelatihan bersama warga masyarakat yang ada di lingkungan Kecamatan Kalidoni. Rabu (07/08). 

Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan bekal kepada para pelaku usaha khususnya mikro untuk mengembangkan usahanya dengan baik. Fokus utama pelatihan ini adalah materi urban farming atau pertanian kota, mengingat topografi dari Kecamatan Kalidoni merupakan wilayah pertanian namun dengan lahan yang terbatas.

Dalam sambutannya, Camat Kalidoni Arie Wijaya, S. STP, M.Si menjelaskan bahwa pelatihan ini sudah digelar sejak tahun 2017, guna memaksimalkan potensi masyarakat Kecamatan Kalidoni. Bapak/Ibu harus paham dengan potensi usaha masing-masing yang dimiliki, ujarnya. 

Hari ini kita mengundang dari pihak Bank BNI guna melakukan kerjasama bantuan modal sehingga nanti UMKM yang ada bisa melakukan pinjaman modal untuk memperluas cakupan usahanya. Kuota yang tersedia saat ini berjumlah 200 konsumen dan bagi warga yang berniat melakukan pinjaman dana, khusus nya di Bank BPR dengan jumlah pinjaman senilai Rp. 3.000,000,-tanpa agunan, jelasnya. 

Kita akan bahas bersama, bagaimana agar usaha masyarakat bisa berkembang dengan baik, salah atu caranya adalah melalui pelatihan ini. Selain bisa menjadi sarana edukasi, kegiatan pelatihan Urban Farming juga bisa dijadikan sebagai sarana komunikasi warga dengan pihak perbankan. saya harap semua peserta mengikuti pelatihan dengan baik, agar ilmu yang didapatkan bisa di aplikasikan bagi kemajuan usahanya. (ast)

Camat Kalidoni Apresiasi BPJS Kesehatan Canangkan Program MCS (Mobile Customer Service)

Narasumber saat menyampaikan pelayanan BPJS Kesehatan

Bpjs Kesehatan Cabang Palembang bekerja sama dengan Kecamatan Kalidoni menggelar sosialisasi sekaligus pelayanan MCS (Mobile Customer Service) Sosialisasi ini ditujukan kepada para Ketua RT/RW yang ada di Kecamatan Kalidoni. 

Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mengedukasi warga terkait pelayanan yang diberikan oleh BPJS Kesehatan, diantara nya pendaftaran peserta, penambahan anggota peserta dan banyak lagi yang lain nya. 

Camat Kalidoni Arie Wijaya, S.STP, M. Si mengapresiasi kegiatan ini karena bisa memberikan pencerahan terhadap warga masyarakat khususnya di Kecamatan Kalidoni, masih banyak warga yang kebingungan dengan pelayanan BPJS Kesehatan, mengacu pada hal tersebut kami berinisiatif menggelar sosialisasi bekerja sama dengan BPJS kesehatan. Ujarnya. 

Arie Wijaya mengungkapkan saat ini  Pemerintah Kota Palembang telah bekerja sama dengan BPJS Semesta yang diperuntukkan bagi warga, khususnya yang kurang mampu dengan fasilitas pelayanan kesehatan kelas III, dan status Penerima Bantuan Iuran dari Pemerintah. 

Kedepan kita harapkan warga serius untuk mengikuti program BPJS Kesehatan ini karena menyangkut kesehatan dari warga itu sendiri. 

Sementara itu Vieka Herliasari sebagai narasumber menjelaskan bahwa program MCS (Mobile Customer Service) sudah lama dijalankan oleh BPJS dengan sistem jemput bola. Nantinya kami akan membantu warga yang hendak mengurus pendaftaran anggota keluarga menjadi peserta BPJS Kesehatan, ada dua katagori peserta yaitu PBI bersumber dari Pemerintah/Perusahaan  dan Non PBI secara mandiri atau perorangan. 

Ditambahkan nya mengenai pelayanan BPJS Kesehatan akan terus di maksimalkan kedepannya. (ast)

  • WhatsApp Image 2019-08-06 at 11.28.15 (2)

  • WhatsApp Image 2019-08-06 at 11.28.15

  • Petugas BPJS Kesehatan memberikan pelayanan MCS

Camat Kalidoni Paparkan Beberapa Inovasi Unggulan Pada Ajang Penilaian Camat Idaman Se-Kota Palembang

Camat Kalidoni saat memaparkan inovasi di hadapan dewan juri

Camat Kalidoni Arie Wijaya, S.STP, M. Si didampingi Sekretaris Camat dan beberapa orang staf, memaparkan beberapa program inovasi unggulan nya pada ajang penilaian Camat Idaman di hadapan dewan juri, Rabu (31/07). 

Bertempat di ruang pertemuan gedung graha pena harian Sumatera ekspress, Arie sapaan akrab Camat Kalidoni membeberkan keunggulan Kecamatan Kalidoni dalam mewujudkan Visi Misi Pemerintah Kota Palembang. 

Pada Kesempatan tersebut beberapa inovasi unggulan disampaikan diantara nya ; Instalasi Pengolahan Sampah 3R, Pengembangan Potensi UMKM Pemberdayaan Masyarakat, dan Miniatur Palembang EMAS. 

Ketiga Inovasi tersebut merupakan Inovasi yang saat ini sedang dijalankan di Kecamatan Kalidoni, Arie Wijaya mengungkapkan inovasi pembuatan Instalasi TPS 3R merupakan program yang paling kami andalkan dalam program penilaian Camat Idaman kali ini, dikarenakan sistem dan juga organisasi nya sudah berjalan dengan cukup baik dan sudah banyak di kenal oleh masyarakat, berbagai media baik cetak maupun elektronik sudah banyak memberitakan tentang Instalasi TPS 3R di Kecamatan Kalidoni, termasuk Koran harian Sumatera Ekspress ini sendiri. Instalasi TPS ini juga satu-satu nya yag ada di Kota Palembang dan siap menjadi percontohan bagi para Camat Se-Kota Palembang. Ujar nya.

Sementara itu, inovasi yang juga sedang dalam tahap pelaksanaan adalah pengembangan UMKM bagi warga masyarakat di Kecamatan Kalidoni dengan melakukan kerja sama dengan beberapa Bank yang  telah siap mengucurkan modal bantuan nya kepada para pelaku UMKM untuk meningkatkan potensi penghasilan mereka. Tuturnya.

Kemudian inovasi lain nya adalah program Miniatur Palembang EMAS yang mana program ini merupakan program andalan Pemerintah Kota Palembang, yang kemudian di terapkan di Kecamatan Kalidoni, nantinya di setiap Kelurahan akan dibuat satu wilayah RT yg mencerminkan Palembang EMAS (Elok, Madani, Aman dan Sejahtera). Tutup Arie. (AST)